Hasilnya adalah sebagaimana tercantum di tabel berikut ini :
| REGU | METODE KRITIK | % PENINGKATAN ATAS TES KEDUA |
| 1 | Pujian di muka umum | 90% |
| 2 | Pujian secara pribadi | 75% |
| 3 | Kritik secara pribadi | 39% |
| 4 | Kritik di muka umum | 31% |
| 5 | Ejekan secara pribadi | 19% |
| 6 | Ejekan di muka umum | 10% |
Dari tabel ini menunjukkan bahwa regu 1 mengalami peningkatan yang sangat signifikan di tes berikutnya karena dipuji di muka umum di hadapan semua regu lainnya. Jadi kalau Anda memuji orang di muka umum, 9 di antara 10 orang dari mereka akan meningkat karena Anda memberikan pengakuan yang sangat mereka perlukan. Pujian secara pribadi tidak akan sebaik pujian di muka umum, tetapi 3 di antara 4 akan memberikan tanggapan yang menguntungkan.
Jika Anda banyak menggunakan kritikan, hasil yang diharapkan meningkat ternyata hanya kurang dari separuhnya saja. Bahkan bila Anda banyak menggunakan ejekan yang menimbulkan energi negatif ternyata hanya 10% saja peningkatan yang terjadi. Jadi buat apa memberikan kritikan dan ejekan yang menimbulkan energi negatif dan ternyata tidak efektif. Lebih baik perbaiki gaya kepemimpinan Anda. Saya sudah membuktikan hal ini, di mana ketika saya dihadapkan pada anggota tim yang salah satunya dianggap kartu mati... tetapi akhirnya bisa meningkatkan performancenya setelah saya banyak memberikan compliment sekecil apa pun kemajuan yang ditunjukkan untuk memotivasi individu dan anggota tim lainnya. Hasilnya ternyata menggembirakan, tim saya solid dan produktivitas meningkat tajam. Bahkan hubungan yang harmonis itu terjalin hingga sekarang walau saya sudah resign beberapa tahun lamanya. Saya dan anak buah saya menjadi teman baik dan terkadang bertemu untuk sekedar temu kangen.
Good to be Great Leader! Berikan lebih banyak compliment daripada complaint.
Salam sukses
LW
Jika Anda banyak menggunakan kritikan, hasil yang diharapkan meningkat ternyata hanya kurang dari separuhnya saja. Bahkan bila Anda banyak menggunakan ejekan yang menimbulkan energi negatif ternyata hanya 10% saja peningkatan yang terjadi. Jadi buat apa memberikan kritikan dan ejekan yang menimbulkan energi negatif dan ternyata tidak efektif. Lebih baik perbaiki gaya kepemimpinan Anda. Saya sudah membuktikan hal ini, di mana ketika saya dihadapkan pada anggota tim yang salah satunya dianggap kartu mati... tetapi akhirnya bisa meningkatkan performancenya setelah saya banyak memberikan compliment sekecil apa pun kemajuan yang ditunjukkan untuk memotivasi individu dan anggota tim lainnya. Hasilnya ternyata menggembirakan, tim saya solid dan produktivitas meningkat tajam. Bahkan hubungan yang harmonis itu terjalin hingga sekarang walau saya sudah resign beberapa tahun lamanya. Saya dan anak buah saya menjadi teman baik dan terkadang bertemu untuk sekedar temu kangen.
Good to be Great Leader! Berikan lebih banyak compliment daripada complaint.
Salam sukses
LW
